MAKASSAR–Organisasi Pencak Silat Pendidikan Tunggal Hati Seminari–Tunggal Hati Maria (THS-THM) Koordinatorat Wilayah (Korwil) Kevikepan Makassar sukses menggelar Sidang Wilayah ke-IX. Forum tertinggi tingkat wilayah tersebut menetapkan Gasela Rosari Hayong sebagai Koordinator Wilayah periode 2026–2028, menggantikan Tito Salidin.
Kegiatan bertema “Semper Melior Pro Ecclesia et Patria” yang berarti “Selalu Menjadi Lebih Baik Bagi Gereja dan Bangsa” berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (20–21/6/2026), di Centrum Pastoral KAMS, Jalan Serui, Kota Makassar.
Sidang Wilayah IX menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari laporan pertanggungjawaban pengurus demisioner, pembahasan Garis-Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO), penyusunan rekomendasi program kerja, hingga pemilihan kepengurusan baru.
Sebelumnya, sidang tersebut direncanakan berlangsung pada November 2025 setelah berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2022–2025. Namun, kegiatan harus ditunda menyusul dinamika internal di tingkat Distrik KAMS serta masukan dari Pastor Komisi Kepemudaan. Setelah melalui berbagai pertimbangan, forum organisasi akhirnya dapat terlaksana pada tahun 2026.
Pemilihan Koordinator Wilayah baru berlangsung demokratis. Dari tiga bakal calon yang diusulkan oleh delegasi ranting, Gasela Rosari Hayong memperoleh suara terbanyak dan dipercaya memimpin THS-THM Kevikepan Makassar untuk periode mendatang.
Dalam sambutannya, Gasela menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan kepemimpinan baru membutuhkan dukungan seluruh anggota agar organisasi terus berkembang.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya siap melanjutkan perjuangan baik ini, tetapi saya tidak bisa berjalan sendiri. Mari bersama-sama menjaga keutuhan dan persatuan THS-THM Wilayah Makassar,” ujar Gasela.
Sementara itu, Tito Salidin selaku Koordinator Wilayah sebelumnya berpesan agar pergantian kepemimpinan tidak menghilangkan nilai-nilai yang selama ini menjadi dasar organisasi.
“Perubahan dalam organisasi boleh terjadi, tetapi nilai-nilai yang telah kita pegang jangan sampai hilang. Teruslah berkarya sebagai anggota THS-THM, jadilah garam dan terang bagi sesama,” kata Tito.
Ia juga memberikan dukungan kepada penerusnya agar berani menjalankan amanah kepemimpinan.
“Jangan takut melangkah, jangan takut mengambil keputusan, dan jangan takut gagal. Saya sebagai demisioner akan tetap mendukung,” tambahnya.
Sidang Wilayah IX THS-THM Kevikepan Makassar ditutup dengan aman dan tertib melalui Misa Penutupan yang dirangkaikan dengan berkat perutusan oleh Pastor Christian Soelistyo Goran, Pr. kepada Gasela Rosari Hayong sebagai Koordinator Wilayah terpilih.









Komentar