Harga LPG 3 Kg di Gunungsitoli Dikeluhkan Warga, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GUNUNGSITOLI – Keluhan terkait harga jual gas LPG subsidi 3 kilogram kembali mencuat di Kota Gunungsitoli. Seorang warga mengaku kecewa setelah mendapati harga LPG 3 kilogram dijual di atas harga yang biasa diterimanya dan mengharapkan adanya pengawasan dari instansi terkait.

Keluhan tersebut disampaikan Fauzan Zebua, warga Kota Gunungsitoli, saat ditemui wartawan pada Senin (8/6/2026).

Menurutnya, ia mendatangi sebuah pangkalan UD NIFO LPG di Desa Luaha Laraga, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, untuk membeli gas subsidi 3 kilogram.

Namun, saat berada di lokasi, Fauzan mengaku tidak berhasil mendapatkan tabung gas yang dibutuhkannya. Ia juga menyoroti harga jual LPG yang menurutnya mencapai Rp20 ribu per tabung.

“Saya datang untuk membeli gas LPG 3 kilogram, tetapi tidak mendapatkan tabung. Saat itu saya diberitahu bahwa stok sudah habis. Padahal menurut pengamatan saya masih terdapat cukup banyak tabung di lokasi,” ujar Fauzan.

Selain itu, ia berharap distribusi LPG subsidi dapat dilakukan secara merata kepada masyarakat yang berhak menerima, sehingga tidak menimbulkan kesan adanya perlakuan berbeda terhadap pembeli.

Menurut Fauzan, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah dan instansi terkait mengingat LPG 3 kilogram merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat tertentu.

Ia meminta pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan dinas terkait untuk melakukan pengawasan terhadap distribusi maupun harga jual LPG subsidi di wilayah Gunungsitoli.

“Kami berharap pemerintah dan instansi terkait dapat melakukan pengawasan agar harga LPG subsidi tetap sesuai ketentuan dan distribusinya tepat sasaran kepada masyarakat,” katanya.

Fauzan juga berharap apabila ditemukan pelanggaran dalam pendistribusian maupun penjualan LPG subsidi, maka pihak berwenang dapat mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola pangkalan UD NIFO yang disebut dalam keluhan warga tersebut belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait informasi yang disampaikan masyarakat.

Penulis: Yarmend

 

Berita Terkait

Warga Korban Gempa Masih di Tenda, BNPB Desak Huntara Manggarai Timur Segera Dibangun
GMNI Gowa Desak Pertamina dan Pemerintah Benahi Distribusi BBM Bersubsidi
Cuaca Sulawesi Selatan Hari Ini: Makassar Cerah Berawan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca
Multi Krisis Kepung Makassar, KP-GRD Soroti Kelangkaan BBM, LPG 3 Kg dan Listrik
BBM Subsidi Sulit Didapat, Makassar Dipenuhi Antrean hingga 3 Jam 
Di Tengah Dinamika Politik Gowa, Desi Rafitah Ingatkan Pentingnya Etika dan Martabat Perempuan
Papan Penutupan Masih Terpasang, Aktivitas Keluar-Masuk PT IKN Banyumas Jadi Sorotan
Dari Tanah Papua untuk Manggarai Timur, Keluarga Flobamora Waropen Ulurkan Bantuan bagi Korban Gempa 

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:45 WIB

Warga Korban Gempa Masih di Tenda, BNPB Desak Huntara Manggarai Timur Segera Dibangun

Sabtu, 12 September 2026 - 12:50 WIB

GMNI Gowa Desak Pertamina dan Pemerintah Benahi Distribusi BBM Bersubsidi

Jumat, 11 September 2026 - 06:16 WIB

Cuaca Sulawesi Selatan Hari Ini: Makassar Cerah Berawan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

Kamis, 10 September 2026 - 23:44 WIB

Multi Krisis Kepung Makassar, KP-GRD Soroti Kelangkaan BBM, LPG 3 Kg dan Listrik

Kamis, 10 September 2026 - 23:16 WIB

BBM Subsidi Sulit Didapat, Makassar Dipenuhi Antrean hingga 3 Jam 

Berita Terbaru