MAKASSAR — Kondisi cuaca di wilayah Sulawesi Selatan pada Jumat, 11 September 2026, diprakirakan cukup beragam. Sejumlah wilayah, termasuk kawasan Makassar dan perairan sekitarnya, mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan.
Data prakiraan cuaca maritim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan pada pagi hari. Suhu berada di kisaran 28 derajat Celsius dengan kelembapan sekitar 64–70 persen.
Memasuki siang hari, kondisi di kawasan pelabuhan diprakirakan berubah menjadi berawan. Suhu sekitar 29 derajat Celsius, kemudian berangsur turun pada sore hingga malam hari. Pada malam hari, kondisi diprakirakan kembali cerah dengan suhu sekitar 27–28 derajat Celsius.
Sementara itu, kondisi perairan Makassar perlu menjadi perhatian masyarakat yang melakukan aktivitas laut. BMKG memprakirakan gelombang berada pada kategori sedang, dengan ketinggian sekitar 1,3–1,5 meter pada sejumlah periode sepanjang Jumat. Kecepatan angin juga dapat meningkat dengan hembusan hingga sekitar 28 knot pada waktu tertentu.
Kondisi serupa juga terlihat di wilayah Selat Makassar bagian selatan. BMKG memprakirakan cuaca berawan tebal sepanjang sejumlah periode pada 11 September, dengan gelombang sekitar 1,5–1,7 meter. Hembusan angin bahkan dapat mencapai sekitar 33 knot pada pagi hari.
Kondisi tersebut terutama perlu diperhatikan oleh nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur laut. Perubahan kecepatan angin dan kondisi gelombang dapat memengaruhi keamanan aktivitas pelayaran.
Di sisi lain, prakiraan di sekitar Pelabuhan Perikanan Untia Makassar menunjukkan kondisi cerah berawan pada pagi hari, kemudian berawan pada siang hingga sore. Suhu diprakirakan berada sekitar 27–31 derajat Celsius, sedangkan gelombang di sekitar kawasan pelabuhan relatif tenang.
Masyarakat Sulawesi Selatan tetap diimbau memantau informasi cuaca terbaru sebelum melakukan aktivitas, terutama bagi warga yang bekerja di luar ruangan dan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan melalui wilayah pesisir.
Perubahan kondisi atmosfer dapat terjadi dalam waktu relatif singkat. Karena itu, informasi prakiraan cuaca sebaiknya tidak hanya menjadi rujukan untuk menentukan aktivitas harian, tetapi juga menjadi bagian dari kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan cuaca.(even)








