MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan H. Iswanda Ramli, memanfaatkan kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan sebagai ruang dialog langsung dengan masyarakat.
Dalam kegiatan yang digelar di Jalan Garuda Gang Langgar, Minggu (12/7/2026), ratusan warga tidak hanya mendapatkan penguatan nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan dan pelayanan publik.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu dihadiri tokoh agama, unsur kecamatan, kepala lingkungan, tokoh masyarakat, pemuda, serta ratusan warga. Selain memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila, sosialisasi tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Iswanda Ramli menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus terus dijaga, dipahami, serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, penguatan ideologi bangsa menjadi kunci untuk menjaga persatuan dan mencegah masyarakat terpengaruh informasi yang berpotensi memecah belah.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjaga persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Iswanda Ramli.
Ia mengatakan keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan adat istiadat yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan bangsa yang harus dirawat bersama.
“Keberagaman yang dimiliki Indonesia adalah kekuatan besar yang harus terus dirawat. Melalui pemahaman Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, kita dapat memperkuat persatuan serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, karena persatuan bangsa adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Iswanda juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat toleransi antarumat beragama, menghormati setiap perbedaan pendapat, serta membangun komunikasi yang harmonis di lingkungan masing-masing.
“Persatuan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan lingkungan tempat tinggal. Jika masyarakat hidup rukun, saling membantu, dan menghargai sesama, maka Indonesia akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan,” tambahnya.
Perwakilan pihak kecamatan yang hadir memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan menjadi sarana edukasi yang efektif untuk memperkuat semangat persatuan sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.
Memasuki sesi dialog, warga secara aktif menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan lingkungan, pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga harapan agar kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Menanggapi hal itu, Iswanda Ramli menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat sesuai kewenangannya sebagai anggota DPRD Kota Medan.
Ia menilai komunikasi yang terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat merupakan implementasi nyata nilai-nilai demokrasi yang terkandung dalam Pancasila.
Masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai tidak hanya memberikan pemahaman tentang Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang konstruktif antara warga dan pemerintah.
Iswanda berharap semangat persatuan, gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai modal membangun Kota Medan yang maju, harmonis, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
“Semoga melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, dan bersama-sama membangun Kota Medan yang lebih maju, harmonis, serta tetap menjunjung tinggi semangat kebangsaan,” pungkasnya.








