Pemuda Katolik Kota Makassar Gelar Mapenta Akbar 2026, Siapkan Kader Muda Berlandaskan Iman dan Nilai Kebangsaan

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR– Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Makassar menggelar Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) Akbar 2026 di Kampus Universitas Atma Jaya Makassar (UAJM), Sabtu (11/7/2026).

Mengusung tema Ad Maiora Natus Sum yang berarti “Aku Dilahirkan untuk Hal-Hal yang Lebih Besar”, kegiatan ini menjadi momentum kaderisasi untuk menjaring generasi muda Katolik yang memiliki karakter kepemimpinan, spiritualitas yang kuat, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Mapenta Akbar diikuti puluhan pelajar, mahasiswa, dan pemuda dari berbagai paroki di Kota Makassar. Pembukaan kegiatan dihadiri civitas akademika UAJM, perwakilan Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sulawesi Selatan, dewan senior penasehat awam, organisasi kepemudaan, serta sejumlah tokoh lintas organisasi.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Makassar, Yoris Ratu Subah, mengatakan Mapenta merupakan amanat konstitusi organisasi sekaligus pintu masuk pembentukan kader yang akan menjadi penerus kepemimpinan Pemuda Katolik.

“Mapenta bukan hanya proses penerimaan anggota baru. Ini adalah ruang pembinaan untuk membentuk kader muda Katolik yang berkarakter, memiliki kapasitas, spiritualitas, loyalitas, dan semangat kebangsaan sehingga siap menjadi pelayan bagi Gereja, masyarakat, dan negara,” ujar Yoris.

Menurutnya, di tengah perubahan sosial yang semakin dinamis, kaderisasi harus menjadi denyut nadi organisasi agar tetap relevan dan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang adaptif terhadap tantangan zaman.

“Kaderisasi adalah siklus hidup organisasi. Kaderisasi harus menjadi ekosistem yang tumbuh secara alami, bukan hanya kegiatan sesaat. Melalui visi Grow Further and Level Up, kami ingin membangun proses pembinaan yang bertahap, bertingkat, dan berkelanjutan sehingga lahir kader yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi,” tambahnya.

Selain pembinaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangun solidaritas, dan memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Pemuda Katolik.

Yoris turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar, Dispora, Kapolrestabes Makassar, Pengurus Komda Sulawesi Selatan, Dewan Senior Penasehat Awam, serta Universitas Atma Jaya Makassar atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan.

Dukungan juga disampaikan Pemerintah Kota Makassar melalui Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Makassar, Bryan Ramadhan Brahman, yang hadir mewakili Kepala Dispora. Ia mengajak generasi muda untuk aktif mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan tidak bersikap apatis terhadap persoalan sosial.

“Jadikan iman sebagai penuntun. Jangan menjadi anak muda yang apatis karena itulah yang menjadi kekhawatiran kami di Dispora. Tetaplah berjiwa Pancasila dan mari bersama merawat kebhinekaan, mengingat Makassar adalah kota yang majemuk,” kata Bryan.

Bryan menegaskan Pemerintah Kota Makassar terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan yang memiliki program berdampak positif bagi masyarakat.

“Kami sangat siap berkolaborasi selama program yang dijalankan memberikan manfaat. Jadilah pemuda pembawa perubahan yang mampu menghadirkan solusi dan menginspirasi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Mapenta Akbar 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I Universitas Atma Jaya Makassar, Rosa Agustina Oyong, yang mewakili Rektor UAJM. Dalam sambutannya, Rosa mengaku bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Pemuda Katolik dan menilai organisasi tersebut sebagai wadah penting dalam membentuk karakter pemimpin muda.

“Kalian diciptakan bukan untuk hidup di zona nyaman, melainkan dilahirkan untuk hal-hal besar. Jadilah pribadi yang bertindak adil, menjadi terang di tengah masyarakat, serta manfaatkan Pemuda Katolik sebagai tempat belajar, berproses, dan bertumbuh,” pesannya.

Ia menambahkan bahwa Pemuda Katolik bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, tetapi ruang kaderisasi yang membangun karakter, memperluas wawasan, serta memperkuat jejaring antargenerasi.

“Melalui organisasi ini kalian akan memperoleh pengalaman, ilmu, dan relasi yang menjadi bekal untuk mengabdi kepada Gereja, masyarakat, dan bangsa. Selamat bergabung di keluarga besar Pemuda Katolik,” tutup Rosa. (es)

Berita Terkait

Proyek Jalan Rp2,3 Miliar Diduga Mangkrak, Warga Kutai Barat Tagih Pertanggungjawaban Kontraktor dan Pemerintah
Iswanda Ramli Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Ideologi Pancasila di Medan
DPP Partai Cinta Negeri Usung Samsuri sebagai Capres 2029, Beri Mandat Penuh Tentukan Cawapres
GMNI Makassar dan KP-GRD Gelar Aksi, Soroti Kebijakan Pemerintah hingga Peran Militer di Ranah Sipil
Operasi Antik Mahakam 2026, Polsek Melak Bongkar Peredaran Sabu, 19 Poket Disita
PT Kerinci Merangin Hidro Khitan Gratis 50 Anak, Perkuat Komitmen CSR untuk Kesehatan Masyarakat
Polda Jateng Siapkan 410 Personel Jalani Uji Kompetensi dan Legalitas Penggunaan Senjata Api
SIM Keliling Polrestabes Medan Beroperasi Hingga 5 Juli, Kasatlantas Ajak Warga Segera Perpanjang SIM

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:37 WIB

Proyek Jalan Rp2,3 Miliar Diduga Mangkrak, Warga Kutai Barat Tagih Pertanggungjawaban Kontraktor dan Pemerintah

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:30 WIB

Iswanda Ramli Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Ideologi Pancasila di Medan

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:22 WIB

DPP Partai Cinta Negeri Usung Samsuri sebagai Capres 2029, Beri Mandat Penuh Tentukan Cawapres

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:13 WIB

GMNI Makassar dan KP-GRD Gelar Aksi, Soroti Kebijakan Pemerintah hingga Peran Militer di Ranah Sipil

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WIB

Operasi Antik Mahakam 2026, Polsek Melak Bongkar Peredaran Sabu, 19 Poket Disita

Berita Terbaru