MAKASSAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat Sulawesi Selatan pada Senin, 7 September 2026. Sejumlah wilayah diprakirakan mengalami cuaca panas dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius, disertai potensi angin kencang.
Secara umum, cuaca Sulawesi Selatan hari ini diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, masyarakat diminta tidak lengah karena kondisi udara panas berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah.
BMKG mencatat sedikitnya 20 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan berpotensi mengalami suhu udara panas, termasuk Makassar, Gowa, Maros, Bone, Bulukumba, Barru, Jeneponto, Pinrang, Sidrap, Wajo, Soppeng, Takalar, Sinjai, Enrekang, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Palopo, Parepare, dan Kepulauan Selayar.
Suhu udara di Sulawesi Selatan hari ini diprakirakan berada pada kisaran 18 hingga 36 derajat Celsius, dengan kelembapan udara sekitar 50 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan sekitar 10 hingga 40 kilometer per jam.
Selain suhu panas, BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di sejumlah daerah, di antaranya Bantaeng, Barru, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Luwu Timur, Luwu Utara, Sidrap, Soppeng, dan Takalar.
Sementara itu, peluang hujan ringan masih dapat terjadi secara lokal di beberapa wilayah, terutama Enrekang, Luwu, Luwu Timur dan Luwu Utara. Pada siang hingga sore hari, sebagian wilayah Sulsel tetap didominasi kondisi cerah berawan.
BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan panas. Warga juga diminta memperhatikan kondisi cuaca, khususnya saat melakukan perjalanan maupun aktivitas di kawasan terbuka.
Bagi masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut, kewaspadaan juga perlu ditingkatkan. BMKG mencatat potensi gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Sulawesi Selatan, termasuk Perairan Pangkep, Perairan Makassar, dan Perairan Pinrang, berlaku mulai 7 hingga 10 September 2026.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG, mengingat kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.(even)








