BNPB Catat 1.001 Bencana di Indonesia, Djohan Darmawan Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KUBAR–Tingginya angka kejadian bencana di Indonesia menjadi perhatian serius Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Hingga 29 Mei 2026, BNPB mencatat sebanyak 1.001 kejadian bencana yang didominasi oleh bencana hidrometeorologi seperti banjir, cuaca ekstrem, dan kebakaran hutan.

Data tersebut disampaikan Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan saat menyerahkan bantuan logistik kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Minggu (31/5/2026).

Bantuan yang diserahkan terdiri dari 250 paket sembako, 150 paket selimut, 50 paket hygiene kit, 150 lembar matras, dan 100 paket peralatan kebersihan untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Kutai Barat.

Dalam kegiatan tersebut hadir Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati  Nanang Adriani, Penjabat Sekretaris Daerah Kamius Junaidi, serta unsur Forkopimda.

Djohan Darmawan mengatakan bahwa sebagian besar kejadian bencana yang terjadi sepanjang tahun 2026 masih didominasi bencana hidrometeorologi yang dipengaruhi faktor cuaca dan lingkungan.

“Berdasarkan data BNPB per 29 Mei 2026, telah terjadi 1.001 kejadian bencana di Indonesia. Sebagian besar merupakan bencana hidrometeorologi yang mencapai 99,30 persen, seperti banjir, cuaca ekstrem, dan kebakaran hutan,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya angka tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh daerah harus meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana.

Djohan menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Penanggulangan bencana adalah urusan bersama. Sinergi pusat-daerah harus terus diperkuat agar respons bencana bisa cepat dan efektif,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa koordinasi yang baik antara berbagai pihak akan mempercepat proses penanganan darurat, distribusi bantuan, hingga pemulihan pascabencana. Karena itu, BNPB terus mendorong penguatan kapasitas daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Selain menyerahkan bantuan, Djohan juga mengingatkan masyarakat untuk memahami langkah-langkah tanggap darurat ketika terjadi banjir. Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko korban.

“Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan serta memahami prosedur keselamatan ketika terjadi bencana. Langkah sederhana seperti mematikan aliran listrik dan segera mengungsi ke lokasi aman dapat mengurangi risiko yang lebih besar,” katanya.

Ia menambahkan bahwa BNPB akan terus mendukung pemerintah daerah dalam upaya mitigasi, penanganan darurat, dan pemulihan pascabencana.

Berita Terkait

Warga Korban Gempa Masih di Tenda, BNPB Desak Huntara Manggarai Timur Segera Dibangun
GMNI Gowa Desak Pertamina dan Pemerintah Benahi Distribusi BBM Bersubsidi
Cuaca Sulawesi Selatan Hari Ini: Makassar Cerah Berawan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca
Multi Krisis Kepung Makassar, KP-GRD Soroti Kelangkaan BBM, LPG 3 Kg dan Listrik
BBM Subsidi Sulit Didapat, Makassar Dipenuhi Antrean hingga 3 Jam 
Di Tengah Dinamika Politik Gowa, Desi Rafitah Ingatkan Pentingnya Etika dan Martabat Perempuan
Papan Penutupan Masih Terpasang, Aktivitas Keluar-Masuk PT IKN Banyumas Jadi Sorotan
Dari Tanah Papua untuk Manggarai Timur, Keluarga Flobamora Waropen Ulurkan Bantuan bagi Korban Gempa 

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:45 WIB

Warga Korban Gempa Masih di Tenda, BNPB Desak Huntara Manggarai Timur Segera Dibangun

Sabtu, 12 September 2026 - 12:50 WIB

GMNI Gowa Desak Pertamina dan Pemerintah Benahi Distribusi BBM Bersubsidi

Jumat, 11 September 2026 - 06:16 WIB

Cuaca Sulawesi Selatan Hari Ini: Makassar Cerah Berawan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

Kamis, 10 September 2026 - 23:44 WIB

Multi Krisis Kepung Makassar, KP-GRD Soroti Kelangkaan BBM, LPG 3 Kg dan Listrik

Kamis, 10 September 2026 - 23:16 WIB

BBM Subsidi Sulit Didapat, Makassar Dipenuhi Antrean hingga 3 Jam 

Berita Terbaru