SUNGAI PENUH – Sebanyak 113 siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sungai Penuh resmi dilepas dalam acara perpisahan dan pelepasan siswa Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung khidmat dan meriah di halaman sekolah, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh Bovi Hendriyanto, Kepala SMP Negeri 3 Sungai Penuh Liza Oktavia, dewan guru, staf tata usaha, orang tua siswa, tokoh masyarakat, serta seluruh siswa kelas VII dan VIII.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Hendriyanto, mengapresiasi keberhasilan SMP Negeri 3 Sungai Penuh dalam mengantarkan seluruh siswa kelas IX menyelesaikan pendidikan tingkat menengah pertama.
Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di jenjang pendidikan berikutnya.
“Hari ini bukan sekadar perpisahan, tetapi momentum penting yang menandai langkah baru para siswa menuju masa depan. Saya berharap seluruh lulusan terus belajar, menjaga nama baik sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Bovi dalam sambutannya.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, para lulusan diharapkan terus meningkatkan kemampuan akademik maupun keterampilan yang dimiliki agar mampu bersaing di masa depan.
“Jangan pernah berhenti belajar. Teruslah mengembangkan diri dan manfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk meraih cita-cita setinggi mungkin,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Sungai Penuh, Liza Oktavia, menyampaikan rasa bangga dan haru atas keberhasilan 113 siswa yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di sekolah tersebut.
“Sebanyak 113 siswa hari ini kami lepas untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Ini merupakan momen yang membahagiakan sekaligus mengharukan bagi seluruh keluarga besar SMP Negeri 3 Sungai Penuh,” kata Liza.
Ia menjelaskan bahwa selama menempuh pendidikan, para siswa tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga pendidikan karakter, kedisiplinan, serta berbagai kegiatan pengembangan bakat dan minat.
“Jadikan ilmu pengetahuan, akhlak, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama belajar di sekolah ini sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik. Kami percaya setiap siswa memiliki potensi untuk sukses sesuai bidang yang mereka tekuni,” ujarnya. (Pai)









Komentar