JAKARTA— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dipastikan akan mengunjungi wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rencana tersebut disampaikan Istana pada Minggu (23/8/2026), setelah pemerintah melakukan serangkaian langkah penanganan pascabencana di wilayah Flores.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan agenda kunjungan Presiden ke NTT masih dalam tahap persiapan. Pemerintah belum menyampaikan secara rinci tanggal maupun lokasi yang akan dikunjungi Prabowo.
“Sedang dipersiapkan dalam waktu dekat, Insyaallah ke sana,” kata Prasetyo saat ditemui wartawan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Rencana kunjungan itu menjadi perhatian publik karena gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada 15 Agustus 2026. Gempa tersebut berdampak terhadap sejumlah daerah di Flores dan menimbulkan kerusakan serta membuat masyarakat harus mengungsi.
Sejak awal bencana, pemerintah pusat menyatakan telah mengerahkan berbagai unsur untuk mempercepat penanganan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menyampaikan pemerintah mengirimkan 27 ton logistik ke sejumlah wilayah terdampak.
“Dari total 27 ton logistik sudah terkirim ke NTT,” ujar Teddy.
Selain bantuan logistik, pemerintah juga mengerahkan lebih dari 3.500 personel TNI-Polri ke berbagai wilayah terdampak. Personel tersebut disebar untuk membantu proses evakuasi, penanganan masyarakat, distribusi bantuan serta mendukung pemulihan kondisi di lapangan.
Teddy menyebut pengerahan personel dilakukan sejak hari kejadian. Pemerintah pusat juga menugaskan sejumlah kementerian dan lembaga untuk turun langsung ke lokasi bencana guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani.
Presiden Prabowo sebelumnya juga telah meminta jajaran pemerintah bergerak cepat dalam menghadapi dampak gempa. Pemerintah mengutamakan penanganan masyarakat terdampak, distribusi bantuan serta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Kabar mengenai rencana kunjungan Presiden ke NTT kemudian kembali menguat pada Minggu. Istana memastikan kunjungan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat, meski jadwal pastinya belum diumumkan kepada publik. (es)








