Yusman Dawolo Hadir Ringankan Beban Korban Kecelakaan Kerja di Gunungsitoli

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GUNUNGSITOLI – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan tokoh masyarakat dan pengusaha asal Nias, Yusman Dawolo, melalui kunjungan kemanusiaan kepada Yusrizal Zebua yang tengah menjalani perawatan di RSU Tomsen Gunungsitoli setelah mengalami kecelakaan kerja akibat tersengat arus listrik.

Kunjungan yang dilakukan bersama jajaran Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli pada Senin (1/6/2026) itu menjadi bentuk dukungan moral sekaligus perhatian nyata kepada keluarga korban yang sedang menghadapi masa sulit.

Yusrizal diketahui mengalami kecelakaan saat bekerja pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Akibat insiden tersebut, ia harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Di tengah kekhawatiran keluarga terhadap kondisi kesehatan korban dan kebutuhan biaya pengobatan, kehadiran rombongan Gerakan Peduli memberikan semangat dan harapan. Selain menjenguk, mereka juga menyerahkan bantuan tali kasih sebagai bentuk solidaritas kepada keluarga yang terdampak musibah.

Yusman Dawolo mengatakan bahwa nilai kemanusiaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ketika ada saudara kita yang sakit, kita harus hadir. Ketika ada keluarga yang mengalami kesulitan, kita tidak boleh membiarkan mereka berjuang sendirian. Kepedulian adalah nilai yang harus terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurut Yusman, keberhasilan sebuah gerakan sosial tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga dari sejauh mana gerakan tersebut mampu menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Gerakan Peduli harus menjadi rumah bersama bagi masyarakat. Kita tidak cukup hanya berbicara tentang perubahan, tetapi juga harus hadir memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan pertolongan,” katanya.

Suasana haru tampak menyelimuti ruang perawatan saat keluarga Yusrizal menerima kunjungan tersebut. Mereka mengaku tersentuh atas perhatian yang diberikan Yusman Dawolo beserta relawan Gerakan Peduli.

“Dalam kondisi seperti ini, perhatian dan kehadiran orang-orang yang peduli memberikan kekuatan besar bagi kami. Kami merasa tidak sendiri menghadapi cobaan ini. Terima kasih kepada Bapak Yusman Dawolo dan seluruh keluarga besar Gerakan Peduli. Kiranya Tuhan membalas segala kebaikan ini,” ungkap salah seorang anggota keluarga.

Bantuan tali kasih diserahkan melalui perwakilan Gerakan Peduli, Yustina Halawa. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus menjadi penyemangat bagi Yusrizal dalam menjalani proses pemulihan.

Perwakilan Gerakan Peduli, Famos Harefa, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk kasih dan solidaritas terhadap sesama.

“Kami datang untuk memberikan dukungan moral dan doa. Semoga saudara Yusrizal segera pulih dan dapat kembali beraktivitas bersama keluarganya,” ujarnya.

Aksi kemanusiaan ini kembali menunjukkan konsistensi Yusman Dawolo dalam mendorong budaya kepedulian sosial di Kota Gunungsitoli. Bagi keluarga Yusrizal, bantuan yang diberikan bukan sekadar dukunganku materi, melainkan juga penguat semangat di tengah cobaan yang sedang dihadapi.

Kehadiran dan perhatian yang tulus menjadi bukti bahwa nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup dan mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Penulis: Yarmend

 

Berita Terkait

Lembaga Adat Diminta Aktif Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan di Kutai Barat
SP3 Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Kutai Barat Dipersoalkan, Kuasa Hukum Adukan Penyidik ke Propam
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Purbalingga Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup 2026
Kekayaan Bersih Daerah Sentuh Rp10 Triliun, Kutai Barat Pertahankan WTP
Kuasa Hukum Korban Laporkan Dugaan Kejanggalan SP3 Kasus Kekerasan Seksual Anak di Kutai Barat
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Bukateja Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga
Jenazah PMI Asal Malaka yang Meninggal di Malaysia Dipulangkan, BP3MI NTT Ingatkan Bahaya Jalur Nonprosedural
Hak Petani Plasma Belum Dibayar, Warga Jerang Melayu Ancam Tempuh Jalur Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:14 WIB

Lembaga Adat Diminta Aktif Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan di Kutai Barat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:01 WIB

SP3 Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Kutai Barat Dipersoalkan, Kuasa Hukum Adukan Penyidik ke Propam

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:39 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Purbalingga Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:07 WIB

Kekayaan Bersih Daerah Sentuh Rp10 Triliun, Kutai Barat Pertahankan WTP

Senin, 15 Juni 2026 - 15:33 WIB

Kuasa Hukum Korban Laporkan Dugaan Kejanggalan SP3 Kasus Kekerasan Seksual Anak di Kutai Barat

Berita Terbaru