PSTI Kutai Barat Optimistis Rebut Medali di Porprov Kaltim 2026

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Kutai Barat optimistis mampu meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026

Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Kutai Barat optimistis mampu meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026

KUBAR–Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Kutai Barat optimistis mampu meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026. Keyakinan itu didasari perkembangan kemampuan atlet yang terus meningkat serta program pembinaan yang berjalan secara berkelanjutan.

Ketua PSTI Kutai Barat, Doltianus, mengatakan para atlet menunjukkan keseriusan dan komitmen tinggi selama menjalani latihan. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan dengan daerah lain di Kalimantan Timur.

“Kami melihat potensi atlet saat ini cukup baik. Mereka menunjukkan keseriusan dalam berlatih dan terus mengalami peningkatan. Karena itu kami yakin peluang untuk meraih medali pada Porprov 2026 terbuka lebar,” kata Doltianus, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, PSTI Kubar saat ini fokus menjaga kesinambungan pembinaan, baik dalam peningkatan kemampuan teknik maupun penguatan mental bertanding. Program latihan yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pembentukan karakter atlet.

“Yang kami bangun bukan sekadar kemampuan bermain sepak takraw. Kami juga ingin atlet memiliki mental juara, disiplin, dan rasa percaya diri ketika bertanding membawa nama daerah,” ujarnya.

Meski optimistis, PSTI Kubar masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama kebutuhan atlet putri yang dinilai masih kurang. Untuk itu, pengurus terus melakukan penjaringan bibit baru guna memperkuat komposisi tim.

“Kami masih perlu menambah atlet putri agar kekuatan tim lebih lengkap. Upaya pencarian bibit baru terus dilakukan dan kami berharap semakin banyak pelajar yang tertarik menekuni olahraga ini,” katanya.

Doltianus menilai sekolah menjadi salah satu sumber potensial dalam menjaring atlet berbakat. Karena itu, PSTI Kubar berencana memperluas pembinaan melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan di berbagai kecamatan.

Selain persoalan regenerasi atlet, keterbatasan sarana latihan juga masih menjadi kendala. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat atlet maupun pengurus untuk terus meningkatkan prestasi.

“Kami berharap fasilitas latihan ke depan bisa lebih baik. Namun kondisi yang ada saat ini tidak membuat kami berhenti. Atlet tetap berlatih dengan semangat dan pengurus terus berupaya mencari solusi agar pembinaan tetap berjalan,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan jam terbang, atlet PSTI Kubar juga aktif mengikuti berbagai turnamen. Menurut Doltianus, keikutsertaan dalam kompetisi menjadi bagian penting dalam mengukur kemampuan atlet sekaligus mengevaluasi hasil latihan.

“Setiap turnamen memberikan pengalaman berharga bagi atlet. Mereka belajar menghadapi lawan yang berbeda dan memahami situasi pertandingan yang sesungguhnya,” jelasnya.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, PSTI Kutai Barat berharap dapat menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali bagi daerah pada Porprov Kaltim 2026.

“Kami akan terus bekerja keras dan memaksimalkan seluruh potensi yang ada. Harapan kami dapat memberikan kebanggaan bagi masyarakat Kutai Barat melalui prestasi yang diraih para atlet,” pungkas Doltianus.

Berita Terkait

Kuasa Hukum Desak Polda NTT Segera Tahan 3 Anggota DPRD TTU Tersangka Kasus Dokter Icha
Menikmati Senja di CPI, Joging Sambil Menyaksikan Pesona Ikon Kota Makassar
DPRD Tak Dilibatkan Awasi Bantuan Pascagempa, Rp20 Miliar BTT Manggarai Timur Jadi Sorotan
Bantuan Sembako Menjangkau 36 Warga Terdampak Gempa di Kampung Baru Manggarai Barat
Gempa M7,7 Guncang Flores: 75 Orang Meninggal, 907 Luka, Lebih dari 92 Ribu Mengungsi
Desa Arus Terisolasi Pascagempa, 178 Rumah Rusak dan Warga Belum Terima Bantuan
Kawan Gibran Salurkan Sembako untuk Warga Pengungsi Mandiri di Desa Iligai
Solidaritas untuk Flores, Mahasiswa Manggarai di Makassar Turun ke Jalan Galang Dana

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:53 WIB

Kuasa Hukum Desak Polda NTT Segera Tahan 3 Anggota DPRD TTU Tersangka Kasus Dokter Icha

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:39 WIB

Menikmati Senja di CPI, Joging Sambil Menyaksikan Pesona Ikon Kota Makassar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:22 WIB

DPRD Tak Dilibatkan Awasi Bantuan Pascagempa, Rp20 Miliar BTT Manggarai Timur Jadi Sorotan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Bantuan Sembako Menjangkau 36 Warga Terdampak Gempa di Kampung Baru Manggarai Barat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:10 WIB

Gempa M7,7 Guncang Flores: 75 Orang Meninggal, 907 Luka, Lebih dari 92 Ribu Mengungsi

Berita Terbaru