Saat Seragam dan Senyum Kembali Hadir di Tengah Trauma Gempa Flores

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MANGGARAI BARAT— Pagi itu, halaman sekolah di Kecamatan Sano Nggoang kembali dipenuhi suara anak-anak. Senyum, tawa, dan permainan perlahan mengalahkan kecemasan yang sebelumnya menyelimuti mereka setelah gempa bumi mengguncang wilayah Flores.

Di tangan sebagian siswa, tas baru, seragam sekolah, sepatu, dan perlengkapan belajar menjadi lebih dari sekadar bantuan. Bagi anak-anak yang terdampak gempa, perhatian itu menjadi tanda bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi hari-hari setelah bencana.

Melalui jajaran Polsek Sano Nggoang, bantuan kemanusiaan dari Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, disalurkan kepada pelajar terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (5/9/2026).

Tak hanya membawa perlengkapan sekolah, personel kepolisian juga hadir untuk menyapa, bermain, dan menghibur anak-anak melalui kegiatan pendampingan psikososial atau trauma healing.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Sano Nggoang, IPDA Risbel Pandiangan, bersama jajaran personel Polsek Sano Nggoang.

Tiga sekolah menjadi sasaran penyaluran bantuan, yakni SMAN 2 Sano Nggoang dan SMPN 2 Sano Nggoang di Werang, Desa Golo Mbu, serta SDI Sano Nggoang di Taal, Desa Wae Sano.

Sejak pagi, para personel kepolisian mendatangi sekolah-sekolah tersebut. Suasana yang awalnya dipenuhi rasa canggung perlahan berubah ketika anak-anak diajak bermain dan mengikuti berbagai kegiatan interaktif.

Permainan, motivasi, hingga imbauan edukatif diberikan kepada para siswa yang masih merasakan dampak psikologis akibat gempa utama maupun gempa susulan.

Bagi kepolisian, pemulihan pascabencana tidak hanya berbicara tentang bangunan yang rusak, rumah yang retak, atau fasilitas umum yang harus diperbaiki.

Luka itu tersimpan dalam ingatan dan perasaan anak-anak yang mengalami langsung guncangan gempa.

Kapolsek Sano Nggoang, IPDA Risbel Pandiangan, mengatakan pemulihan mental anak-anak menjadi bagian penting dalam proses penanganan pascabencana.

“Bantuan dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian nyata bagi anak-anak kita yang terdampak gempa,” ujar IPDA Risbel di sela kegiatan.

Menurut dia, kehadiran polisi di tengah para pelajar bukan semata untuk menyerahkan bantuan logistik.

Lebih dari itu, jajaran Polsek Sano Nggoang ingin memastikan anak-anak dapat kembali merasa aman dan perlahan bangkit dari kecemasan yang muncul setelah bencana.

“Selain memastikan kebutuhan belajar terpenuhi, kami hadir memberikan trauma healing agar kecemasan mereka berkurang dan semangat belajar kembali bangkit,” tegasnya.

Bantuan yang disalurkan menyasar kebutuhan dasar para pelajar dari tiga jenjang pendidikan.

Sebanyak 42 stel seragam sekolah diberikan kepada siswa SD, SMP, dan SMA. Bantuan tersebut dibagi secara proporsional, masing-masing 14 stel untuk setiap jenjang pendidikan.

Selain itu, sebanyak 42 pasang sepatu sekolah juga disalurkan, dengan rincian 14 pasang untuk siswa SD, 14 pasang untuk siswa SMP, dan 14 pasang untuk siswa SMA.

Tak hanya itu, terdapat pula 30 paket tas dan alat tulis kantor (ATK) yang dibagikan kepada para siswa di tiga sekolah tersebut.

Setiap sekolah menerima 10 paket. Di dalam tas itu tersedia berbagai kebutuhan belajar, mulai dari buku tulis, buku gambar, pulpen, pensil, penghapus, rautan, correction tape, penggaris, hingga botol minum atau tumbler.

“Paket tersebut kami salurkan langsung kepada para pelajar di tiga sekolah di wilayah Kecamatan Sano Nggoang. Kendati bantuan ini masih terbatas, kami berharap dapat meringankan beban orang tua dan memenuhi kebutuhan dasar belajar anak-anak pascabencana,” kata IPDA Risbel.

Bagi keluarga yang terdampak, bantuan perlengkapan sekolah memiliki arti tersendiri.

Di tengah upaya memperbaiki rumah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari pascagempa, kebutuhan pendidikan anak menjadi tantangan yang tidak selalu mudah dipenuhi.

Kehadiran personel Polsek Sano Nggoang mendapat sambutan hangat dari para guru dan siswa.

Kepala SMAN 2 Sano Nggoang, Falenrianus Tandi, mengatakan anak-anak tampak antusias dan terhibur dengan kehadiran jajaran kepolisian.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi siswa yang perlengkapan belajarnya terdampak akibat gempa.

“Anak-anak sangat terhibur dan gembira dengan kehadiran bapak-bapak polisi. Bantuan berupa pakaian seragam, sepatu, dan alat tulis ini sangat berarti karena sebagian besar peralatan belajar anak-anak rusak akibat gempa,” ungkap Falenrianus.

Di tengah situasi pascabencana, suara tawa anak-anak di halaman sekolah menjadi pemandangan yang memberi harapan. (even)

Berita Terkait

Warga Korban Gempa Masih di Tenda, BNPB Desak Huntara Manggarai Timur Segera Dibangun
GMNI Gowa Desak Pertamina dan Pemerintah Benahi Distribusi BBM Bersubsidi
Cuaca Sulawesi Selatan Hari Ini: Makassar Cerah Berawan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca
Multi Krisis Kepung Makassar, KP-GRD Soroti Kelangkaan BBM, LPG 3 Kg dan Listrik
BBM Subsidi Sulit Didapat, Makassar Dipenuhi Antrean hingga 3 Jam 
Di Tengah Dinamika Politik Gowa, Desi Rafitah Ingatkan Pentingnya Etika dan Martabat Perempuan
Papan Penutupan Masih Terpasang, Aktivitas Keluar-Masuk PT IKN Banyumas Jadi Sorotan
Dari Tanah Papua untuk Manggarai Timur, Keluarga Flobamora Waropen Ulurkan Bantuan bagi Korban Gempa 

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:45 WIB

Warga Korban Gempa Masih di Tenda, BNPB Desak Huntara Manggarai Timur Segera Dibangun

Sabtu, 12 September 2026 - 12:50 WIB

GMNI Gowa Desak Pertamina dan Pemerintah Benahi Distribusi BBM Bersubsidi

Jumat, 11 September 2026 - 06:16 WIB

Cuaca Sulawesi Selatan Hari Ini: Makassar Cerah Berawan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

Kamis, 10 September 2026 - 23:44 WIB

Multi Krisis Kepung Makassar, KP-GRD Soroti Kelangkaan BBM, LPG 3 Kg dan Listrik

Kamis, 10 September 2026 - 23:16 WIB

BBM Subsidi Sulit Didapat, Makassar Dipenuhi Antrean hingga 3 Jam 

Berita Terbaru