Menempati Hunian Sementara, Warga Bugis Masih Menggantungkan Harapan pada Huntap

Kamis, 15 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak gempa bumi di Bugis, Kelurahan Rana Loba

Salah satu hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak gempa bumi di Bugis, Kelurahan Rana Loba

MANGGARAI TIMUR – Harapan memiliki rumah permanen masih menguat di kalangan warga terdampak gempa bumi di Bugis, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Meski telah menempati hunian sementara (Huntara) bantuan pemerintah, warga masih menantikan kepastian pembangunan hunian tetap (Huntap) agar dapat kembali tinggal di rumah yang layak dan aman.

Salah satu penerima bantuan, Agustinus Rangga, mengaku bersyukur atas bantuan Huntara yang diberikan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hunian berukuran 4 x 6 meter tersebut menjadi tempat tinggal sementara bagi dirinya setelah rumahnya terdampak gempa bumi.

Agustinus berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan hunian tetap agar dirinya dan keluarga dapat memiliki rumah permanen.

“Kami berharap agar pemerintah segera membangun hunian tetap,” ujar Agustinus, Kamis (15/10/2026).

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur atas kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.

Menurut Agustinus, bantuan Huntara sangat membantu masyarakat dalam melewati masa pemulihan pascagempa. Namun, keberadaan hunian sementara belum menghilangkan harapan warga untuk memperoleh tempat tinggal permanen yang lebih layak.Huntap

Bagi warga terdampak, kepastian pembangunan Huntap menjadi kebutuhan penting agar kehidupan keluarga dapat kembali berjalan normal setelah bencana.

Sementara itu, Direktur Wilayah II sekaligus Satgas BNPB Manggarai Timur, dr. Riswandi, menjelaskan bahwa jumlah Huntara yang direncanakan dibangun di Kabupaten Manggarai Timur mencapai 2.029 unit.

“Total Huntara yang direncanakan dibangun di Kabupaten Manggarai Timur mencapai 2.029 unit,” ujar Riswandi.

Program pembangunan hunian tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan dampak bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa bumi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bersama BNPB menyerahkan bantuan Huntara kepada warga terdampak gempa di Bugis pada September 2026. Belum genap sebulan sejak diresmikan, hunian tersebut telah ditempati warga penerima bantuan. (Inong)

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SK Pemberhentian Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Jadi Plt ‎
Pengelola Air Terjun Tiwu Pai Minta Legalitas, Potensi Wisata Manggarai Menanti Kepastian ‎
Menanti Hujan di Kalimantan Tengah, Pemerintah Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Bantu Pemadama
Warga Busang Keluhkan Dugaan Tambang Ilegal, Sumber Air PDAM Jadi Kekhawatiran
Polusi PM2.5 Meningkat, BPBD Makassar Minta Warga Waspadai Dampak Kesehatan
Peternakan Babi di Permukiman Makassar Ditertibkan Usai Keluhan Warga
Jalan Strategis Tanpa Jembatan, Warga Manggarai Timur Masih Berjuang Seberangi Sungai
Karhutla Kalteng Tembus 17 Ribu Hektare, Candaan Agustiar Sabran Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Menempati Hunian Sementara, Warga Bugis Masih Menggantungkan Harapan pada Huntap

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Mendagri Terbitkan SK Pemberhentian Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Jadi Plt ‎

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:12 WIB

Pengelola Air Terjun Tiwu Pai Minta Legalitas, Potensi Wisata Manggarai Menanti Kepastian ‎

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Menanti Hujan di Kalimantan Tengah, Pemerintah Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Bantu Pemadama

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Warga Busang Keluhkan Dugaan Tambang Ilegal, Sumber Air PDAM Jadi Kekhawatiran

Berita Terbaru